Jam Tangan


Jam Tangan
Jam Tangan


Jam tangan atau Arloji adalah penunjuk waktu yang dipakai di pergelangan tangan manusia. Jam tangan pertama kali diperkenalkan pada abad ke-16. Menurut wikipedia Pada saat itu semua jam tangan dan alat penunjuk waktu lainnya menggunakan mesin penggerak mekanik manual (hand-winding). Jam tangan tertua yang diketahui adalah jam tangan milik Ratu Inggris Elizabeth I yang dibuat oleh Robert Dudley pada tahun 1571. Dari abad 16 hingga awal abad 20, jam tangan hanya digunakan oleh wanita, sedangkan pria menggunakan jam saku.

Dominasi jam tangan bermesin mekanik selama berabad-abad dengan segala keindahan, kerumitan, dan kemewahannya, akhirnya sedikit terganggu dengan hadirnya jam tangan bermesin elektrik yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1957 di Lancaster, Pennsylvania, Amerika Serikat oleh Hamilton Watch Company. Penelitian arloji elektrik tersebut sebenarnya telah dimulai sejak tahun 1946.

Eksistensi jam tangan elektrik ternyata tidak bertahan lama, hingga Seiko dari Jepang memperkenalkan jam tangan bermesin penggerak quartz (baterai) pertama di dunia, Seiko Astron 35SQ pada tahun 1969. Kelahiran jam tangan quartz ini diakui oleh IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) untuk masuk kedalam daftar tonggak sejarah perkembangan ilmu teknik elektro dunia. Jam tangan jenis ini jugalah yang kemudian benar-benar merusak hegemoni industri jam tangan mekanik Swiss. Jam tangan quartz mendominasi pasar, digunakan oleh merk-merk lain, dan menjadi awal perubahan industri jam secara global. Jam tangan yang awalnya diproduksi dengan jumlah yang terbatas dan eksklusif, berubah menjadi produksi massal dengan harga jual yang lebih terjangkau.


Seperti yang dikatakan jamtangan.com bahwa Hampir setiap orang memiliki jam tangan. Jam tangan/arloji memudahkan orang yang memakainya dalam memperhatikan waktu. Sangat efisien karena dikenakan di pergelangan tangan. Selain jam tangan, masyarakat modern juga menggunakan jam dari telepon genggam. Namun demikian, jam klasik seperti jam dinding masih digunakan dalam keseharian di tempat kerja atau di rumah.

Pengenalan jam tangan Sama seperti jenis jam, orang yang mengenakan jam tangan juga memiliki berbagai tujuan. Ada yang sekedar untuk memperhatikan waktu, ada yang untuk memperoleh status, ada yang mengenakannya untuk kebutuhan fashion, serta ada juga yang membeli jam tangan untuk investasi. Hal-hal tersebut menciptakan euforia tersendiri di kalangan masyarakat seperti beberapa orang yang beranggapan bahwa jam tangan yang berharga mahal merupakan pengaruh dari harga jualnya.

Selain itu, ada juga yang suka membeli jam tangan baru dan ada juga yang menyukai jam tangan purna jual (secondhand) karena lebih murah atau tertarik dengan historinya. Di kalangan kolektor pun terdapat bermacam-macam segmen. Sebagian menyukai jam tangan yang antik/vintage, sebagian bahkan suka mengumpulkan barang-barang tiruan yang biasa disebut KW, 1st grade copy, AAA, replika, Japanese movement, Swiss movement, Swiss Grade, Petaling Street, dan lain-lain. Beberapa orang juga menyukai dan/atau mengenakan jam tangan karena menyukai temanya (themed watches).

Begitulah gambaran sekilas tentang berbagai jenis orang yang memiliki jam tangan. Jika Anda salah satunya, atau bahkan kolektor, tentunya akan sangat banyak yang ingin diketahui tentang jam tangan. Ilmu mengenai jam tangan (horology) tidak susah untuk diketahui/dipelajari. Bahkan bila telah mengetahuinya, bukan tidak mungkin Anda bisa mengembangkan kesukaan yang satu ini menjadi hal yang lebih prestisius.

Jam Analog dan Jam DigitalJam Analog dan Jam Digital Ada dua jenis jam tangan yang beredar; jam analog dan jam digital. Jam analog merupakan jam tangan yang menunjukkan waktu menggunakan jarum detik (second hand), menit (minute hand), dan jam (hour hand). Beberapa jam juga memiliki fitur penunjuk waktu kedua (second time zone) dan waktu Greenwich (Greenwich Mean Time/GMT) dengan tambahan satu jarum khusus sebagai petunjuk jam. Kalender juga biasa menjadi fitur pada jam analog. Secara umum, jam analog lebih mudah dibaca meski dengan dilihat sekilas.

Jam tangan digital adalah jam yang menggunakan tampilan melalui LCD (liquid crystal display). Jam ini menunjukkan waktu menggunakan teks angka (alpha-numeric). Dengan tampilan tersebut, jam digital mampu menunjukkan secara detil mulai dari jam, menit, hingga detik. Selain itu, ada juga jam tangan yang merupakan kombinasi analog dan digital. Jam ini biasa disebut Combi Watch.



Komponen Jam Tangan AnalogKomponen Jam Tangan AnalogDial
Merupakan bagian jam yang di permukaanya terdapat angka-angka petunjuk waktu atau komponen-komponen penting lain seperti tanggal, stopwatch, hingga tulisan merk / brand.

Terkadang pada beberapa jam pada dial terdapat tambahan-tambahan yang mempunyai fungsi tertentu, contohnya:
Calendar
Merupakan bagian dial yang menunjukkan tanggal. Dapat berupa satu jendela khusus yang menampilkan angka tanggal hingga jarum-jarum khusus yang menunjuk kepada tanggal dan bulan yang tertera.

Subdial / Subregister / Counter
Merupakan bagian dari dial untuk suatu fungsi yang spesifik misal untuk chronograph/stopwatch. Dinamakan subdial karena terlihat seperti dial tersendiri di dalam dial jam utama. Biasanya tiap subdial memiliki satu jarum penunjuk.
Seiring perkembangan teknologi, kini ada juga register yang memiliki dua skala dan dua jarum penunjuk dapat ditemui di produk-produk jam yang premium.

Power Reserve Indicator
Power Reserve Indicator, hadir pada jam Automatic/Mechanical, Kinetic, atau Solar, sebagai penunjuk sisa energi yang ada pada jam tangan.
Power Reserve Indicator atau indikator cadangan daya adalah salah satu fitur yang paling berguna dari jam tangan mechanical selain tampilan penunjuk waktunya menunjukkan dengan baik/tepat berapa lama jam tangan akan berfungsi bila tidak dipakai.
Strap dan Braceletspring barStrap dan Bracelet merupakan terminologi yang digunakan di industri jam tangan. Strap adalah tali jam (watch strap) yang terbuat dari kulit, kain, karet, atau kombinasi. Bagian ini disambungkan ke jam tangan menggunakan suatu benda yang disebut spring bar.

strap and bracelet partsSpring bar adalah batang besi yang berbentuk tabung/tube yang di dalamnya terdapat pegas yang dapat menahan dua ujung bagian tabung yang berfungsi mengunci agar ujung tali jam dapat menyambung sempurna pada bagian bahu jam (watch shoulder). Selain itu, spring bar berukuran khusus juga digunakan untuk menyambungkan buckle/gesper jam tangan.

Selain strap, ada juga bracelet/rantai jam yang berfungsi sama. Lain dengan strap, bracelet biasanya terbuat dari bahan logam seperti besi, emas, platinum, dan sebagainya. Bila strap menggunakan gesper seperti ikat pinggang, bracelet berbentuk gelang yang dikunci menggunakan clasp buckle atau bracelet lock untuk dikenakan. Ukuran panjang bracelet (bracelet lock construction) dibuat menyesuaikan ukuran pergelangan pengguna jam tangan serta dapat disesuaikan dengan menggunakan spring bar yang berada pada ujung bracelet.

Sama dengan strap, spring bar digunakan juga untuk menyambung ujung bracelet ke bahu jam agar bracelet dan jam jadi menyambung sehingga dapat dikenakan dengan baik.

Watch Bezelbezel jam tanganYang disebut bezel pada jam adalah daerah sebelah pinggir kaca jam yang berbentuk cincin melingkari kaca jam. Pada bezel biasanya terdapat tulisan-tulisan tertentu untuk keperluan fungsional misalnya pada tachymeter. Bezel dapat tidak bisa digerakkan, digerakan satu arah (misal pada jam tangan diver's) maupun dua arah seperti pada jam tangan pilot yang dilengkapi slide rule. Terkadang pada beberapa jam tertentu misal jam tangan wanita bezel diberi aksesoris perhiasan, biasanya berupa permata.

Watch CrystalSecara umum pada jam tangan saat ini ada beberapa jenis kristal / kaca yang dipakai.
Plexiglass / Akrilik
Kelebihan dari material ini adalah material kaca jam yang paling murah, namun mudah untuk tergores dan cukup mudah untuk pecah

Mineral
Merupakan material yang paling banyak dipakai pada jam saat ini. Lebih tahan gores namun cenderung lebih mudah pecah dibanding plexiglass

Hardened Mineral
Merupakan mineral glass khusus yang lebih kuat dibanding mineral glass biasa. Pada jam tangan Seiko hardened mineral glass versi mereka dinamakan Hardlex. Meski lebih mudah tergores dibanding kaca safir namun lebih tahan pecah dibanding safir

Sapphire / Safir Sintetis

Merupakan jenis kaca yang paling mahal dan paling sering dipakai pada jam-jam mewah. Sulit untuk tergores maupun pecah

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Jam Tangan"

Posting Komentar